Self Driving

Om SuastiAstu, semangat pagi.

Dalam tulisan Nah Keto Malu 2 Agustus 2014 tentang “JENGAH”, ada kata SELF DRIVE. Pagi ini saya mau share tentang SELF DRIVING (sementara lanjutan SUGIH TANPO BONDO ditunda dulu). SELF DRIVING, Self-my self, your self= diri kita sendiri. DRIVING, dari kata DRIVE= mengendarai-sopir. DRIVING, sedang mengendarai. SELF DRIVING, sedang mengendarai diri sendiri-sedang menjadi sopir motor-mobil-pesawat terbang yang bernama DIRI SENDIRI.(kalau soal bahasa Inggris tanya mbak Koming deh).

 

Untuk menjadi sopir diperlukan latihan berulang-ulang sampai benar-benar yakin bahwa kita sudah berani dan bertanggung jawab untuk mengemudikan mobil. Saya termasuk nekat memberikan kesempatan kepada kedua anak2 saya belajar menjadi sopir diusia yang relatif muda(kelas 2 SMP) astungkara tidak terjadi kasus AQJ. Barang kali ada semacam balas dendam bahwa saya baru bisa menyetir mobil diusia yang relatif terlambat(29 tahun).

 

Dari kegiatan belajar menyetir ini saya menemukan banyak makna. Dalam kegiatan driving kita dapatkan: percaya diri-tanggung jawab-patuh pada pelatih-belajar mengenal rambu2 lalu lintas-belajar safety-mengenal “dash board”-tahu tujuan/membuat tujuan-merasakan kenyaman mobil mewah-membayangkan rasanya mengendarai mobil F1. Satu lagi pelajaran yang berharga yaitu: kalau kita sudah menjadi sopir pasti pernah kesasar, Dalam keadaan kesasar semua daya upaya,berfikir keras agar kita kembali menemukan jalan yang seharusnya. Di dalam menjalankan hidup dan kehidupan ini sebagai sopir untuk diri sendiri saat kesasar pilihannya hanya: terus berusaha agar sesegera mungkin keluar dari situasi tersebut atau pasrah menyerah tanpa spririt fighting. Termasuk dalam kegiatan berbisnispun  kesasar akan membuat kita semakin kaya akan pengalaman. Semeton yang muda, evaluasilah diri anda masing2 (instrospeksi diri) apakah anda sudah menjadi sopir yang baik untuk diri anda masing2?-sudah mengenal dash board anda-sudah mengenal rambu2-sudah memperhitungkan safety-apa dan kemana tujuan anda?. Tumbuhkan kepercayaan diri anda(naikkan confidence level anda) dan asah rasa tanggung jawab anda. Astungkara anda adalah sopir yang tangguh untuk diri anda sendiri. Apa bedanya penumpang dan sopir? Penumpang tahunya naik mobil-duduk manis-ngorok-tiba2 sdh sampai(sampai di mall atau sampai di jurang). Sopir, bertanggung jawab agar penumpang sampai ditujuan dengan selamat full service. Jadilah sopir yang tangguh-bertanggung jawab untuk diri anda sendiri. Pastikan arah tujuan anda baik dalam menggapai kebahagiaan duniawi (sekolah-bekerja-berumah tangga-seimbang antara kerjakeras dan kesejahteraan) maupun persiapan memasuki zone spiritual. Self driving dalam zone spiritual adalah pengendalian diri, tahapan dari meditasi.

Semoga selamat dan sukses dalam perjalanan, sukses juga sampai ditempat tujuan. Seririt Singaraja, hidup penuh spirit dan selalu bersahaja. Sampai bertemu di NKM selanjutnya.

 

Om Shanti Shanti Shanti Om

W6s.